Kepemimpinan yang Berkomitmen Untuk Bulukumba

 




Andi Edy Manaf,
 lahir pada 11 Mei 1968 di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pria yang akrab di sapa Edy ini semasa kecilnya tinggal di kampung halaman yang asri, ia telah terbiasa dengan nuansa kearifan lokal dan nilai-nilai budaya Bugis-Makassar yang kuat.

Sosok bersahaja, murah senyum dan merakyat ini adalah politisi senior asal Kabupaten Bulukumba, yang saat ini banyak dicintai oleh rakyatnyaSedari kecil ia dididik keras untuk menjadi anak yang bertanggung jawab.

Ayah Edy Manaf merupakan pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Maka tak heran sosok priamurah senyum ini selalu mengedepankan kejujuran, dan ketegasan di atas segalanya.

Pendidikan dasar ia tempuh di SD ternama di Kabupaten Bulukumba SD Negeri 2 Terang-terang di tahun 1975Kemudian melanjutkan Sekolah Menengah, di SMP 2 Bulukumba pada ragun 1981. Kemudianmelanjutkan pendidikan SMA-nya di Kota Makassar yang saat itu di kenal sebagai Ujung Pandang tepatnyadi SMA Negeri 3 Ujung Pandang tahun 1984.

Ia dikenal sebagai sosok yang mudah akrab dan jugasopan santun yang baik. Setelah lulus dari SMA NegeriUjung Pandangia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Hasanuddin yang merupakan salah satu universitas terkemuka di Sulawesi Selatan, dengan mengambil jurusan Ilmu Sosial dan Politik (FISIP)tepatnya tahun 1987.

Pilihan ini bukan tanpa alasanEdy Manaf memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap dinamika sosial dan politik yang terus berkembang di sekitarnya.

Pendidikan di Universitas Hasanuddin menjadi landasan penting bagi Edy dalam memahami seluk-beluk ilmu sosial, politik, dan pemerintahan. Selama masa kuliahnya, ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan, termasuk menjadi Wakil Ketua Komite Mahasiswa FISIP (Komapu) Universitas Hasanuddin pada periode 1989-1991.

Keterlibatannya dalam organisasi kemahasiswaan mampu membentuk pandangan tentang pentingnya keterlibatan aktif dalam urusan publik dan memperkuat tekadnya untuk terjun ke dunia politik.

Setelah menyelesaikan studinya pada tahun 1993, Andi Edy Manaf tidak langsung terjun ke dunia politik. Ia memulai karier profesionalnya di bidang periklanan sebagai staf di Advice Advertising. Di situlah, ia belajar banyak tentang strategi komunikasi, pemasaran, sertabagaimana membangun citra yang baik untuk berbagai klien.

Pengalaman tersebut memberikan perspektif baru baginya tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam mengelola persepsi publik. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan Bosowa Grup sebagai staf di bagian manajemen. Posisi ini memberinya kesempatan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan strategis dan memahami dinamika bisnis yang lebih kompleks. Pengalaman di Bosowa Grup selama lima tahun ini semakin mematangkan keterampilan manajerial dan kepemimpinannya.

Pada tahun 2004, Edy memutuskan untuk memasuki dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba. Keputusannya ini didorong oleh keinginannya untuk membuat perubahan nyata di daerah kelahirannya. Ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD dan mulai terlibat aktif dalam berbagai isu kebijakan publik yang penting. 

Keseriusannya dalam bekerja dan membela kepentingan rakyat membuatnya dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba pada periode 2009-2014.

Pada tahun 2014, karier politik Edy Manaf mengalami lonjakan ke tingkat yang lebih tinggi ketika ia terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Di tingkat provinsi, dia terlibat dalam sejumlah komisi penting yang menangani isu-isu strategis, dikenal sebagai legislator yang rajin turun ke lapangan, mendengar langsung aspirasi rakyat, dan memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat.

Selama dua periode Andi Edy Manaf menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (2014–2019, 2019–2020).

Pada tahun 2021, Edy Manaf menerima tantangan baru ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Bulukumba, mendampingi Andi Muchtar Ali Yusuf. Sebagai Wakil Bupati, Andi Edy Manaf memiliki kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam eksekusi kebijakan dan program-program pemerintah daerah.

Ia fokus pada upaya meningkatkan efisiensi pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Bulukumba. Di bawah kepemimpinan mereka, Bulukumba mulai menunjukkan kemajuan dalam berbagai sektor, dari peningkatan infrastruktur jalan hingga program-program pemberdayaan masyarakat.

Kini, di Pilkada Bulukumba 2024, Andi Edy Manaf dan Andi Muchtar Ali Yusuf memutuskan untuk maju kembali sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati. Dengan mengusung jargon "Harapan Baru Jilid 2", mereka berdua berkomitmen untuk melanjutkan apa yang telah mereka mulai dan lakukan di Kabupaten Bulukumba ke arah yang lebih baik.


Penulis : Nurul Tri Amelia 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru Komunikator Terbaik, Mr. Koronis Ajak Apresiasi Peran Guru di Hari Guru Nasional

Komunikasi Penuh Kasih Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail: Teladan Nilai Kemanusiaan dalam Al-Quran

Komunikasi Ketahanan Keluarga Kronis