Biografi Andi Rosman: Pemimpin Berdedikasi dan Pelopor Pembangunan


Nama Lengkap: Andi Rosman

Tempat, Tanggal Lahir: Bontause, 8 November 1972

Jenis Kelamin: Laki-laki

Alamat: Wajo, Sulawesi Selatan

Agama: Islam


Pendidikan:

Andi Rosman lahir di Bontause, Sulawesi Selatan, pada 8 November 1972. Pendidikan formalnya dimulai di SD Negeri Nomor 29 Bontause pada tahun 1979. Sejak kecil, ia dikenal sebagai pribadi yang tekun dan selalu menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Setelah menuntaskan pendidikan di tingkat dasar, Andi melanjutkan studi ke SMP Negeri Tanasitolo pada tahun 1985, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 2 Semgkang pada tahun 1988.


Setelah menamatkan pendidikan menengah, Andi Rosman memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi, dengan memilih jalur pendidikan yang berhubungan dengan pemerintahan dan manajemen. Pada tahun 1991, ia meraih gelar Diploma III (D3) di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor, sebuah lembaga pendidikan yang terkenal menghasilkan pemimpin-pemimpin birokrasi di Indonesia.


Karier akademiknya tidak berhenti di D3. Pada tahun 1999, Andi Rosman melanjutkan pendidikannya ke jenjang Sarjana (S1) di bidang Manajemen Pembangunan Daerah di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) LAN Makassar. Di sana, ia mendalami berbagai aspek penting terkait manajemen pemerintahan dan pembangunan daerah, yang kelak sangat mempengaruhi kariernya dalam birokrasi.


Bahkan, Andi tidak puas hanya dengan gelar Sarjana. Pada tahun 2008, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2) dengan mengambil program Magister Manajemen Administrasi di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Pendidikan tinggi yang ditempuhnya ini membentuk landasan pengetahuan yang kuat, yang digunakan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam karier birokrasi dan kepemimpinan yang dihadapinya.


Pelatihan dan Kursus Kepemimpinan:

Sebagai seorang birokrat yang berkomitmen untuk terus mengembangkan diri, Andi Rosman secara aktif mengikuti berbagai pelatihan dan kursus kepemimpinan. Pada tahun 1997, Andi mengikuti Diklat Pimpinan Tingkat IV (Diklat PIM IV) melalui program Sekolah Pimpinan Administrasi Lanjutan (SEPALA), yang memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai kepemimpinan dan manajemen di lingkungan pemerintahan.


Pada tahun 2013, Andi Rosman kembali mengikuti pelatihan kepemimpinan di tingkat yang lebih tinggi, yakni Sekolah Pimpinan Administrasi Lanjutan (SEPADYA) / SPAMA, yang merupakan bagian dari Diklat Pimpinan Tingkat III (Diklat PIM III). Pelatihan ini memperkaya kompetensinya dalam mengelola organisasi dan meningkatkan kapasitasnya sebagai pemimpin yang efisien dan efektif dalam pemerintahan.


Karier dan Pengalaman Kerja:

Karier birokrasi Andi Rosman dimulai pada pemerintahan Kabupaten Maros, di mana ia mulai mengemban berbagai tugas administratif yang semakin memperkaya pengalamannya dalam dunia pemerintahan. Keberhasilan dalam menjalankan tugas-tugas administrasi membuat Andi dikenal sebagai sosok yang dapat diandalkan dalam menjalankan program-program pembangunan daerah.


Sebagai seorang camat, Andi Rosman memiliki pengaruh besar dalam pembangunan di tingkat kecamatan, dan pada tahun 2013-2014, beliau meraih penghargaan sebagai Camat Teladan di Kabupaten Maros. Penghargaan ini merupakan bukti atas dedikasi dan prestasinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan. Keberhasilannya dalam memimpin daerah sangat diapresiasi oleh masyarakat, karena ia selalu berusaha untuk mendekatkan pelayanan publik kepada rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Andi juga dikenal sebagai sosok yang sangat memperhatikan aspek administrasi dan pengelolaan keuangan daerah. Selama periode 2015 hingga 2018, Andi berhasil memimpin penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros, khususnya dari sektor retribusi perizinan dan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang tercatat 100%. Pencapaian ini menunjukkan kemampuannya dalam merancang dan melaksanakan kebijakan yang dapat meningkatkan sumber daya keuangan daerah dengan cara yang transparan dan akuntabel.


Pada tahun 2018, Andi Rosman kembali mendapatkan pengakuan atas kinerjanya dalam bidang pelayanan publik. Beliau mendapatkan penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik yang sangat baik. Hal ini semakin mengukuhkan reputasinya sebagai birokrat yang handal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Tak hanya itu, Andi juga mendapatkan penghargaan Role model Penyelenggara Perizinan Publik pada tahun 2019 dengan kategori sangat baik dan baik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upayanya dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi sistem perizinan di Kabupaten Maros, yang berdampak langsung pada kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan izin yang diperlukan untuk berbagai kegiatan pembangunan dan usaha.


Andi Rosman juga dikenal sebagai pionir dalam mengimplementasikan BPJS Ketenagakerjaan dalam sektor perizinan dan non-perizinan di pemerintahan Kabupaten Maros. Pada tahun 2020, beliau menerima penghargaan atas implementasi program BPJS Ketenagakerjaan, yang memberikan manfaat besar bagi pegawai negeri sipil dan masyarakat dalam bentuk perlindungan sosial yang lebih baik.


Selain prestasi-prestasi tersebut, Andi Rosman telah menerima berbagai penghargaan lainnya, termasuk Satyalancana Karya Satya 10 tahun pada tahun 2004 dan Satyalancana Karya Satya 20 tahun pada tahun 2014. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian jangka panjangnya kepada negara. Pada tahun 2024, Andi Rosman kembali menerima penghargaan yang sama, yakni Satyalancana Karya Satya 30 tahun, yang semakin menegaskan komitmennya dalam dunia birokrasi dan pelayanan publik.


Peran dalam Organisasi:

Di luar tugasnya sebagai birokrat, Andi Rosman juga aktif dalam berbagai organisasi sosial. Salah satunya adalah Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Maros, di mana beliau menjabat sebagai Ketua pada tahun 2022. Dalam kapasitas ini, Andi berperan dalam menjalin kerja sama dan sinergi antara alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pendidikan kepamongprajaan di Kabupaten Maros.


Kehidupan Pribadi:

Andi Rosman adalah seorang suami dari Fatmawati Amin, yang selalu memberikan dukungan penuh dalam perjalanan karier dan kehidupannya. Kehidupan pribadi Andi dikenal sangat harmonis, dan ia dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, serta memiliki empati yang tinggi terhadap sesama. Kepribadiannya yang mudah bergaul dan sikapnya yang selalu ingin membantu orang lain membuatnya dicintai oleh banyak orang.


Menjadi Bupati Kabupaten Wajo:

Pada saat ini, Andi Rosman menjabat sebagai Bupati Kabupaten Wajo. Sebagai pemimpin daerah, Andi berkomitmen untuk membawa Kabupaten Wajo menuju kemajuan yang lebih pesat, dengan fokus pada peningkatan sektor-sektor utama seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik. beliau berharap dalam kepemimpinan nya kedepannya, berbagai program pembangunan akan dijalankan, yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Wajo, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.


Kepemimpinannya di Kabupaten Wajo ditandai dengan berbagai program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Andi juga berupaya untuk meningkatkan daya saing daerah, membuka lapangan pekerjaan baru, dan mendorong inovasi di sektor ekonomi lokal.


Andi Rosman adalah seorang birokrat yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pemerintahan dan pelayanan publik. Prestasinya dalam berbagai posisi di pemerintahan, serta penghargaan-penghargaan yang diterimanya, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa untuk kemajuan masyarakat dan daerah yang dipimpinnya. Dengan pengalaman dan kompetensinya, Andi Rosman dipandang sebagai sosok pemimpin yang visioner, tegas, dan penuh empati.


Sebagai Bupati Wajo, Andi bertekad untuk terus memperbaiki pelayanan publik dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Kepemimpinan Andi Rosman diharapkan dapat membawa Kabupaten Wajo menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Penulis : Nur Hikmah Anugrah Ayu 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru Komunikator Terbaik, Mr. Koronis Ajak Apresiasi Peran Guru di Hari Guru Nasional

Komunikasi Penuh Kasih Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail: Teladan Nilai Kemanusiaan dalam Al-Quran

Komunikasi Ketahanan Keluarga Kronis