Inspirasi dan Perjuangan Tomy Satria Yulianto, Langkah Untuk Bulukumba Lebih Maju

 

Tomy Satria Yulianto, akrab disapa TSY, lahir di Bulukumba pada 14 Juli 1974. Ia merupakan politisi sekaligus tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh besar di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Saat ini, ia berusia 50 tahun dan tinggal di Bulukumba bersama keluarganya. TSY, yang memeluk agama Islam, dikenal sebagai sosok yang setia pada kampung halamannya, tempat ia terus berkiprah di bidang politik dan pelayanan masyarakat.

Setelah menamatkan pendidikan SMA di SMAN Tanete pada 1992, TSY melanjutkan studi ke Universitas Hasanuddin, Makassar, dan meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada tahun 2000. Semasa kuliah, ia aktif di berbagai organisasi mahasiswa, menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik pada 1996-1997 dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa FISIP Unhas pada 1997-1998. Keterlibatan aktif ini semakin membentuk jiwa kepemimpinannya.

Sebelum terjun ke politik, TSY sempat bekerja di sejumlah lembaga. Ia menjabat sebagai Project Manager di Care International Indonesia dari 2001 hingga 2005. Di Lembaga Survei Indonesia, ia memegang peran sebagai Koordinator Peneliti dari 2003 hingga 2006, yang memperluas wawasan dan pengalamannya di bidang analisis kebijakan.

Langkah politiknya dimulai saat ia kembali ke Bulukumba dan terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba pada 2014. Kesuksesan ini membawanya ke jenjang yang lebih tinggi, saat ia memenangkan Pilkada Bulukumba pada 2015 dan dilantik sebagai Wakil Bupati Bulukumba pada 2016, berpasangan dengan Andi Sukri Sappewali. Ia menjabat hingga tahun 2021, menunjukkan dedikasi besar dalam membangun daerahnya.

TSY juga aktif dalam kepengurusan partai politik. Pada 2020, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bulukumba. Selain itu, ia pernah menduduki posisi penting dalam Partai Nasdem Bulukumba pada 2018.

Di balik berbagai pencapaian itu, TSY adalah sosok yang rendah hati dan teguh. Sejarah hidupnya disertai simbol sederhana, seperti sepeda motor tua yang ia beli pada 2004, yang mengingatkannya akan perjuangannya bersama keluarga sejak masa-masa awal. Motor ini selalu menemani langkahnya dan menjadi simbol keteguhan hati dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kini, dengan pengalaman dan komitmen besar terhadap kemajuan Bulukumba, Tomy Satria Yulianto terus melangkah, menginspirasi, dan melayani masyarakatnya. Di Pilkada 2024, ia kembali maju sebagai calon Wakil Bupati Bulukumba, berpasangan dengan Jamaluddin M Syamsir, berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan daerahnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru Komunikator Terbaik, Mr. Koronis Ajak Apresiasi Peran Guru di Hari Guru Nasional

Komunikasi Penuh Kasih Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail: Teladan Nilai Kemanusiaan dalam Al-Quran

Komunikasi Ketahanan Keluarga Kronis